Selasa, 04 Maret 2014

I Have A Dream

I have a dream, a song to sing
Aku punya impian, lagu tuk dinyanyikan
To help me cope with anything
Yang menguatkanku tuk hadapi apapun
If you see the wonder of a fairy tale
Jika kau lihat keajaiban dalam dongeng
You can take the future even if you fail
Kau bisa gapai masa depan meskipun kau gagal
I believe in angels
Aku percaya adanya malaikat
Something good in everything I see
Ada kebaikan dalam segala yang kulihat
I believe in angels
Aku percaya adanya malaikat
When I know the time is right for me
Saat kutahu waktunya tepat bagiku
I'll cross the stream - I have a dream
Kan kuarungi jeram - aku punya impian

I have a dream, a fantasy
Aku punya impian, fantasi
To help me through reality
Yang menguatkanku hadapi kenyataan
And my destination makes it worth the while
Dan tujuanku membuatnya jadi layak
Pushing through the darkness still another mile
Hadapi kegelapan, meski masih jauh
I believe in angels
Aku percaya adanya malaikat
Something good in everything I see
Ada kebaikan dalam segala yang kulihat
I believe in angels
Aku percaya adanya malaikat
When I know the time is right for me
Saat kutahu waktunya tepat untukku
I'll cross the stream - I have a dream
Kan kuarungi jeram - aku punya impian

I have a dream, a song to sing
Aku punya impian, lagu tuk dinyanyikan
To help me cope with anything
Yang menguatkanku tuk hadapi apapun
If you see the wonder of a fairy tale
Jika kau lihat keajaiban dalam dongeng
You can take the future even if you fail
Kau bisa gapai masa depan meskipun kau gagal
I believe in angels
Aku percaya adanya malaikat
Something good in everything I see
Ada kebaikan dalam segala yang kulihat
I believe in angels
Aku percaya adanya malaikat
When I know the time is right for me
Saat kutahu waktunya tepat bagiku
I'll cross the stream - I have a dream
Kan kuarungi jeram - aku punya impian
I've cross the stream - I have a dream
Kan kuarungi jeram - aku punya impian

Senin, 03 Maret 2014

CINTA
  • Cinta yang memberikan cahaya

“Sesungguhnya diantara hamba-hamba Allah itu ada beberapa orang yang bukan nabi dan syuhada menginginkan keadaan seperti mereka, karena kedudukannya disisi Allah. Sahabat bertanya :
“Ya Rasulullah, tolong kami beritahu siapa mereka ? Rasulullah SAW. Menjawab : Mereka adalah satu kaum yang cinta mencintai dengan ruh Allah tanpa ada hubungan sanak saudara, kerabat diantara mereka serta tidak ada hubungan harta benda yang ada pada mereka. Maka, demi Allah wajah-wajah mereka sungguh bercahaya, sedang mereka tidak takut apa-apa dikala orang lain takut, dan mereka tidak berduka cita dikala orang lain berduka cita” (H.R. Abu Daud)

 

  • Cinta yang menggugurkan dosa

“Sesungguhnya seorang muslim apabila bertemu saudaranya yang muslim, lalu ia memegang tangannya (berjabat tangan) gugurlah dosa keduanya sebagaimana gugurnya daun dan pohon kering jika ditiup angin kencang. Sungguh diampuni dosa mereka berdua, meski sebanyak buih dilaut” (H.R. Tabrani)

 

  • Cinta yang memberikan keteduhan

“Sesungguhnya Allah SWT pada hari kiamat berfirman : “Dimanakah orang yang cinta mencintai karena keagungan-Ku? Pada hari ini Aku akan menaungi dengan menunggu-Ku dihari yang tiada naungan melainkan naungan-Ku” (H.R. Muslim)

 

  • Cinta yang berbalas cinta

“Allah swt berfirman, “pasti akan mendapat cinta-Ku orang-orang yang cinta mencintai karena Aku, saling kunjung mengunjungi karena Aku dan saling memberi karena Aku” (Hadits Qudsi)

  •  Karena cinta, dicintai-Nya

“Bahwa seseorang mengunjungi saudaranya di desa lain, lalu Allah mengutus malaikat untuk membuntutinya. Tatkala malaikat menemaninya malaikat berkata,
“Kau mau kemana ?”
Ia menjawab, “Aku ingin mengujungi saudaraku di desa ini”
Malaikat terus bertanya, “Apakah kamu akan memberikan sesuatu pada saudaramu ?”
Ia menjawab, “Tidak ada, melainkan hanya aku mencintainya karena Allah SWT”
Malaikat berkata, “Sesungguhnya aku diutus Allah kepadamu, bahwa Allah mencintaimu sebagaimana kamu mencintai orang tersebut karena-Nya” (H.R. Muslim)

 

  •   Tiga cinta yang manis

"Tiga perkara, yang barang siapa memilikinya, ia dapat merasakan manisnya iman, yaitu cinta kepada Allah dan Rasul melebihi cintanya kepada selain keduanya, cinta kepada seseorang karena Allah dan membenci kekafiran sebagaimana ia tidak mau dicampakan ke dalam api neraka” (H.R. Bukhari-Muslim)